Di sisi lain, Suahasil menekankan pentingnya menuntaskan program rehab-rekon pascabencana Sumatra yang telah dianggarkan pada 2026. Ia juga menekankan perlunya persiapan kebutuhan dukungan program rehabilitasi dan rekonstruksi untuk 2027 dan 2028.

"Yang dianggarkan dan direncanakan tahun 2026, ini harus diselesaikan semuanya. Setelah itu kita juga membicarakan untuk 2027," tuturnya.

Suahasil menegaskan, Kemenkeu terus memastikan ketersediaan anggaran rehab-rekon pascabencana Sumatera sesuai dengan rencana induk. Kepastian pendanaan tersebut diperlukan agar seluruh program penanganan pascabencana dapat terlaksana tanpa menyisakan pekerjaan yang belum tuntas.

"Tidak boleh ada pekerjaan yang menggantung atau nanti malah tidak selesai," pungkas dia.