Tito berharap langkah terpadu tersebut mampu menjaga pasokan, memperlancar distribusi, serta mengurangi tekanan harga ketika mobilitas masyarakat meningkat selama libur akhir tahun.
Kebijakan pengendalian harga akan terus dievaluasi berdasarkan perkembangan lapangan sehingga setiap intervensi dapat disesuaikan dengan kondisi pasokan maupun kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.
Tito meyakini sinergi seluruh kementerian, lembaga hingga pemerintah daerah mampu menjaga stabilitas harga sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional tetap kuat menghadapi akhir tahun.
Di tempat yang sama, Menteri Pertanian (Mentan) sekaligus Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman memastikan pasokan beras nasional aman menghadapi Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 dengan cadangan beras pemerintah (CBP) sekitar 4,5 juta ton serta produksi dalam negeri tetap berlanjut stabil.
βPangan kita khususnya beras yang menjadi pangan strategis selama dua tahun pemerintahan saat ini swasembada berkelanjutan. Tahun lalu tidak impor, tahun ini juga tidak impor. Insya Allah stok kita aman, aman sampai bulan Juli. Stok kita tertinggi sepanjang sejarah saat ini,β kata Amran.