Mantan Kapolri itu melanjutkan Kepri memiliki potensi sangat luar biasa, di antaranya menjadi salah satu choke point (titik sempit) terpada di dunia, yaitu Selat Melaka.
Secara geografis, Kepri pun sangat diuntungkan karena berbatasan langsung dengan negara tetangga, seperti Malaysia dan Singapura. Kondisi ini jadi modal utama Kepri dalam memacu investasi dari luar negeri maupun peningkatan kunjungan pariwisata mancanegara.
"Tinggal bagaimana meningkatkan sumber daya manusia (SDM) terdidik, sehat dan terlatih, sehingga mampu jadi pemain di kampung sendiri," ucap Tito.
Sementara, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan pemerintah provinsi terus memperkuat konektivitas antarpulau dan mendorong pemerataan pembangunan guna memastikan pertumbuhan ekonomi dirasakan seluruh masyarakat pada Hari Jadi ke-24 Kepri.
Ansar mengatakan karakteristik Kepri sebagai provinsi kepulauan menjadikan konektivitas sebagai salah satu kunci utama pembangunan. Laut yang membentang luas di antara pulau-pulau tidak semestinya hanya dipandang sebagai pemisah, tetapi juga sebagai ruang yang menghubungkan masyarakat dan menggerakkan aktivitas ekonomi.