NADIKABAR.COM — Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian selaku Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mengatakan pemerintah menargetkan rehabilitasi dan rekonstruksi 4.922 sekolah yang terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
"Beliau (Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti) menggunakan anggaran dari reguler ditambah dengan dari Kementerian Keuangan tambahan, yang totalnya lebih kurang Rp5 triliun. Dan itu digunakan untuk melakukan rehab dan rekon 4.922 sekolah di tiga provinsi," kata Tito di Jakarta, Rabu.
Tito mengatakan rehabilitasi dan rekonstruksi sekolah tersebut merupakan bagian dari penanganan pascabencana yang kini memasuki tahap rehabilitasi dan rekonstruksi setelah masa tanggap darurat dan transisi selesai.
Dari 4.922 sekolah tersebut, sebagian telah menyelesaikan proses rehabilitasi hingga 100 persen, sementara sebagian lainnya berada pada progres 70 hingga 99 persen.
Namun, Tito menyebut terdapat 616 sekolah yang progres rehabilitasi dan rekonstruksinya masih berada di bawah 50 persen.