"Beliau juga sudah menggunakan anggaran beliau sendiri reguler maupun juga dari non pemerintah yang digalang oleh beliau sehingga terjadi percepatan pembangunan beroperasinya RSUD hampir 100% semua puskesmas 100% tinggal 6 posko," lanjutnya.
Tito menambahkan, proses rehabilitasi dan rekonstruksi masih terus dikebut. Tahapan perbaikan tersebut ditargetkan rampung pada 2028.
Selain pemulihan fasilitas kesehatan, Tito meminta kepala daerah mempercepat penggunaan dana bantuan dari pemerintah pusat untuk penanganan pascabencana.
"Ada yang sudah sampai 60% terima kasih uangnya dipakai dari bantuan presiden. Tapi ada juga yang masih di bawah 10% padahal ini sudah bulan Oktober pertengahan. Nah, dengan adanya Zoom meeting ini ya saya berharap teman-teman kepala daerah terpancing sambil kami juga melakukan pendampingan turun supaya mereka gunakan uangnya," ujarnya.
Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut bencana di Sumatera berdampak pada hampir 100 rumah sakit, 1.000 puskesmas, dan 2.000 puskesmas pembantu. Sejumlah fasilitas kesehatan sempat berhenti beroperasi akibat kerusakan yang ditimbulkan bencana.