Melalui peluncuran tersebut, seluruh pihak; baik PT PLN EPI dan BUM Desa diharapkan dapat membangun komitmen nyata agar berbagai potensi yang dimiliki di desa dapat digali dan dimanfaatkan secara optimal untuk kesejahteraan masyarakat.

"Saya berharap betul, launching hari ini bukan sekedar seremonial. Tapi ini juga sebagai tonggak keseriusan kita, bukan hanya kita ingin gagah-gagahan Bapak/Ibu. Sebenarnya itu ujungnya tadi kita ingin memastikan. Potensi apapun di desa bisa dimaksimalkan," jelas Yandri.

Menteri asal Bengkulu Selatan ini juga berharap ada upaya memperluas cakupan pelaksanaan program pengembangan biomassa berbasis pemanfaatan limbah itu, agar tidak hanya terpusat di tiga desa di Serang, sebagai lokasi awal percontohan, tetapi dapat direplikasi di lebih banyak desa di seluruh Indonesia.

Perluasan program ini dinilai penting untuk mengoptimalkan potensi ekonomi desa sekaligus mendorong pemanfaatan limbah menjadi sumber energi dan produk bernilai tambah yang berkelanjutan.