NADIKABAR.COM — Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto memastikan Liga Desa 2026-2027 menerapkan aturan ketat dan adil, dengan peserta yang merupakan warga asli desa. Hal ini sesuai dengan tujuan rangkaian Hari Desa Nasional 2027 yakni untuk mewadahi pengembangan potensi dan kompetensi masyarakat desa.
"Tidak ada pemain naturalisasi, tidak ada pemain bayaran. Jadi minimal 2 tahun ber-KTP desa itu. Enggak boleh pemain cabutan jadi murni dari desa, oleh desa, untuk desa," tegasnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (10/10/2026).
Hal ini disampaikannya pada saat Launching Peringatan Hari Desa Nasional Tahun 2027 dan Kick Off Liga Desa 2026-2027 di Lapangan Panglejar Cisomang Barat, Cikalong Wetan, Bandung Barat, hari ini.