NADIKABAR.COM — Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menyampaikan salah satu capaian dalam dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka adalah hadirnya banyak desa ekspor.Menurut Mendes Yandri, potensi unggulan desa yang dikelola secara produktif dan berkelanjutan, seperti melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dapat menjadi peluang strategis untuk memperluas pasar hingga ke tingkat internasional.

"Ada Badan Usaha Milik Desa yang pendapatan per tahunnya itu Rp17 miliar, ada yang Rp28 miliar, dan lain sebagainya. Yang tata kelola Badan Usaha Milik Desa ini ada desa ikan nila, desa ekspor, dan lain sebagainya," kata dia saat menjadi salah satu pembicara dalam program 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, di Kampus Universitas Tarumanagara (UNTAR), Petamburan, Jakarta, Selasa.

Keberadaan desa ekspor itu, ujarnya melanjutkan, ikut pula meningkatkan nilai tambah ekonomi lokal dan membuka lapangan kerja bagi warga desa.Dalam kesempatan yang sama, Mendes Yandri juga menegaskan bahwa Astacita ke-6 Presiden Prabowo Subianto tentang pembangunan dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi serta pemberantasan kemiskinan telah diterjemahkan Kemendes PDT ke dalam program strategis 12 Aksi Bangun Desa, Bangun Indonesia.