"Kami sangat prihatin dengan perundangan yang terus berulang, kami mohon dukungan semua pihak untuk saling bekerja sama membangun budaya ramah dan santun, para guru, kepala sekolah, dinas pendidikan, dan orang tua untuk melaksanakan budaya sekolah aman dan aman dengan sebaik-baiknya," ucap dia.

Abdul menegaskan persoalan perundungan tidak bisa diselesaikan dengan santunan. Karena itu, ia meminta orang tua juga memberi perhatian lebih kepada anak-anaknya agar tidak melakukan kekerasan kepada anak lainnya.

"Masalah kekerasan, apalagi sampai berujung kepada kematian, tidak dapat diselesaikan dengan memberikan santunan, kepada para orang tua agar memberikan perhatian yang lebih kepada anak-anak, terutama terkait penggunaan gawai dan media sosial. Banyak kekerasan bermula dari pengaruh tayangan media online dan media sosial," tegasnya.