NADIKABAR.COM — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengingatkan satuan pendidikan untuk memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar untuk mendukung penerapan pembelajaran mendalam sekaligus menumbuhkan karakter dan kepedulian murid terhadap lingkungan.

“Namanya deep learning itu antara lain terintegrasi dengan penciptaan lingkungan sekolah yang disebut dengan hidden curriculum,” kata Mendikdasmen Mu’ti dalam pernyataan tertulis di Jakarta pada Selasa.

Ia mengusulkan pemasangan papan informasi pada pohon-pohon di lingkungan sekolah yang memuat nama pohon, nama ilmiah, karakteristik, hingga manfaatnya agar murid dapat belajar melalui pengamatan langsung.

Melalui pendekatan tersebut, kata Mu'ti, lingkungan sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat berlangsungnya kegiatan belajar mengajar, tetapi juga menjadi ruang bagi murid untuk menghubungkan pengetahuan di kelas dengan kehidupan sehari-hari.

Lebih lanjut, ia menjelaskan konsep hidden curriculum atau kurikulum tersembunyi merujuk pada nilai, kebiasaan, dan pengalaman yang dipelajari murid melalui lingkungan serta aktivitas keseharian di sekolah.