"Misalnya yang suka yang suka misalnya mengadu ke gurunya, misalnya dikit-dikit mengadu ke guru, itu cenderung diburu. Atau misalnya mohon maaf yang secara perilaku, mohon maaf sekali mohon maaf sekali, misalnya agak melambai. Laki-laki yang seperti perempuan atau perempuan yang seperti laki-laki, itu cenderung menjadi korban dari perundungan," ucapnya.
Sedangkan untuk perilaku kekerasan kepada anak, kebanyakan dilakukan oleh tiga pihak. Yaitu guru, kakak kelas atau senior, dan lawan jenis.
"Sehingga kekerasan itu terjadi karena faktor power relation, relasi kuasa dari yang kuat kepada yang lemah," ucapnya.