"Barangkali tentu juga kita akan melihat pentahapannya seperti apa, jika memang dapat langsung, baik. Tapi jika belum memadai atau belum memungkinkan, kami juga akan membuat tahapan-tahapannya tahun 2027 bagaimana, 2028 dan 2029 sepeti apa. Mungkin itu yang sedang kami lakukan saat ini," kata Brian.
"Kita masih hitung ya semuanya. Nanti seperti apa kan kita lagi data semua nih kebutuhan dari setiap kampus, jumlah mahasiswanya bagaimana. Tapi nantinya kita akan lihat bagaimana yang paling mungkin begitu," ujar dia.
Seperti diketahui, Presiden Prabowo Subianto mengatakan biaya pendidikan di sekolah negeri hingga universitas negeri harus digratiskan. Hal itu disampaikan Prabowo dalam sambutannya di HUT ke-28 PAN, di JCC, Jakarta, Jumat (18/9). Prabowo mulanya mengatakan pemerintah selama dua tahun terakhir terus bekerja untuk mengejar berbagai persoalan yang dihadapi rakyat.
"Keberhasilan kita banyak karena kita kerja terus kita kerja terus dua tahun ini. Hampir kita, memang akhirnya kita dituduh kurang berkomunikasi. Kurang berkomunikasi, karena kita kerja terus kita ngejar rakyat tidak bisa menunggu lagi," kata Prabowo.