Dia menyebut Kemendiktisaintek sebelumnya sudah melakukan penghitungan sejak 2024 bagaimana standar biaya setiap prodi, wilayah dan mahasiswa per tahunnya.

Hitungan itu yang nantinya menjadi standar acuan untuk pembahasan dengan mempertimbangkan ruang fiskal yang tersedia dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pembahasan akan dilakukan lewat tim khusus yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno yang melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga.