"Tentu akan kita kawal, jadi ibu-ibu inilah yang akan mengawal program kita tentang MBG 3B dan program-program lain yang berkenaan dengan stunting, karena ini perintah dari Bapak Presiden," katanya.

Wihaji juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menyukseskan MBG 3B, utamanya dalam rangka mengentaskan stunting di Indonesia.

Ia juga menambahkan, Kemendukbangga/BKKBN telah membuat standar operasional prosedur (SOP) tentang pencegahan stunting bagi TPK yang membagikan Makan Bergizi Gratis (MBG) 3B.

"Kita sudah ada panduan bagi TPK-TPK, kita bikin SOP bahwa TPK mendampingi calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, balita, remaja sampai lansia, termasuk khususnya yang seribu hari pertama kehidupan (usia 0-2 tahun), kita pastikan mereka ada panduan yang memungkinkan potensi terjadinya stunting," katanya.