"Perubahan dalam seni tidak selalu berarti memutus hubungan dengan masa lalu. Pengetahuan dapat diwariskan, tetapi tidak pernah berhenti pada bentuk yang sama. Tradisi dapat ditafsirkan kembali," kata Giring.
Upaya membawa karya perupa perempuan ke panggung dunia juga tercermin dari rekam jejak para seniman yang ditampilkan.
Karya mereka tercatat dalam koleksi berbagai museum dan institusi seni internasional, antara lain The Metropolitan Museum of Art, British Museum, Musée du quai Branly–Jacques Chirac, National Gallery Singapore, National Gallery of Australia, dan Smithsonian American Art Museum.
"Jejak tersebut menunjukkan bahwa kontribusi para seniman perempuan telah melampaui batas negara dan menjadi bagian dari jaringan kebudayaan internasional," tuturnya.