Dengan mengusung tema "Nostalgi = Transendensi", pameran ini menggambarkan hubungan antara memori, identitas, dan transformasi dalam perjalanan berkesenian.

Nostalgia tidak hanya dimaknai sebagai kerinduan terhadap masa lalu, tetapi juga sebagai upaya membaca kembali pengalaman, tradisi, dan pengetahuan untuk melahirkan pemahaman baru.

"Masa lalu tidak berhenti sebagai sesuatu yang telah selesai. Ia dapat terus diingat, dibaca kembali, dan diberi makna baru," katanya.

Pameran terbuka untuk publik setiap hari pukul 10.00–18.00 WITA di Museum Pasifika, Nusa Dua, Bali.