NADIKABAR.COM β Menteri Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya menekankan pentingnya keterlibatan akademisi dalam penyusunan Jakarta Vision sebagai upaya memperkuat gagasan ekonomi kreatif Indonesia yang berbasis pengetahuan, riset, dan inovasi.
Menurut Teuku Riefky, kontribusi perguruan tinggi diperlukan agar Jakarta Vision yang akan dibawa Indonesia ke tingkat global memiliki fondasi akademis yang kuat.
βJakarta Vision harus ditopang gagasan akademis. Kita membutuhkan ruang untuk berdiskusi, menguji gagasan, dan membangun kesamaan arah agar ekonomi kreatif Indonesia semakin kuat dan mampu mengambil peran strategis di tingkat global,β ujar Teuku Riefky dalam keterangan yang diterima, di Jakarta, Sabtu.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam rangkaian Road to World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 melalui Creative Consortium Summit & Innovation Challenge (CCSIC) 2026 yang diselenggarakan Konsorsium Perguruan Tinggi (KPT) Ekraf.
Riefky mengatakan Jakarta Vision memiliki posisi strategis karena akan menjadi salah satu landasan penyusunan Resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terkait ekonomi kreatif dalam Sidang Majelis Umum PBB (United Nations General Assembly).