NADIKABAR.COM β€” Kementerian Ekonomi Kreatif mengapresiasi peran Indonesia Creative Cities Network (ICCN) dalam merumuskan Manifesto Suara Ekraf Indonesia sebagai acuan untuk memetakan arah pembangunan ekonomi kreatif daerah.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan rumusan ini sejalan dengan spirit pemerintah untuk menjadikan ekonomi kreatif sebagai mesin pertumbuhan ekonomi mulai dari daerah.

β€œSpirit daripada ekonomi kreatif yang juga diarahkan oleh Bapak Presiden Prabowo adalah bagaimana ekonomi kreatif ini menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional yang dimulai dari daerah,” ujarnya dalam acara penyerahan manifesto Suara Ekraf Indonesia bersama ICCN di Jakarta, Jumat.

Ia mengatakan pengembangan ekonomi kreatif perlu menjadikan komunitas dan jejaring kreatif daerah sebagai subjek utama karena mereka memahami potensi, peluang, dan tantangan di wilayah masing-masing.

Manifesto tersebut juga merangkum aspirasi penggerak ekonomi kreatif dari berbagai wilayah, mulai dari penguatan potensi lokal hingga perluasan peran Indonesia dalam agenda ekonomi kreatif global.

Manifesto Suara Ekraf Indonesia memuat 10 poin yang menjadi penggerak ekonomi kreatif daerah.

Pertama, inovasi berbasis sumber daya lokal menjadi keunggulan yang tidak tergantikan. Kedua, ekonomi kreatif dipandang sebagai jalur nyata untuk mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Ketiga, pelaku kreatif informal perlu diakui, dilindungi, dan difasilitasi. Keempat, peran intermediari dan agregator perlu diperkuat karena menjadi bagian penting dalam ekosistem ekonomi kreatif.