Laporan itu terkait dugaan penganiayaan yang terjadi pada 14 September 2026 lalu.

Sebelumnya, dua perempuan berinisial ANW dan DYP melaporkan Betrand Peto dan temannya dengan laporan yang berbeda di Polda Metro Jaya.

ANW melaporkan Betrand atas dugaan tindak pidana kekerasan seksual, kemudian DYP melaporkan Bebby Hatami atas dugaan penganiayaan.

DYP mengaku mengalami kekerasan fisik saat terjadi perselisihan antarkelompok.