Departemen Energi Amerika Serikat menjelaskan bahwa sambaran petir pada saluran transmisi dapat menyebabkan gangguan pada jaringan. Perangkat proteksi kemudian bekerja untuk mengisolasi gangguan tersebut sehingga dampaknya tidak menyebar lebih luas.

Menariknya, listrik yang padam setelah petir tidak selalu berarti jaringan listrik mengalami kerusakan parah.

Salah satu penyebabnya justru karena sistem proteksi bekerja sebagaimana mestinya.

Dalam jaringan listrik terdapat berbagai perangkat seperti relay, pemutus sirkuit atau circuit breaker dan sekring yang bertugas mendeteksi kondisi tidak normal. Jika terjadi gangguan akibat sambaran petir, perangkat tersebut dapat memutus bagian jaringan yang bermasalah.

Tujuannya sederhana, yakni mencegah gangguan tersebut merusak peralatan lain atau membahayakan manusia.

Dengan kata lain, pemadaman sesaat bisa menjadi bagian dari mekanisme pengamanan jaringan.

Departemen Energi AS menjelaskan bahwa ketika petir mengenai saluran transmisi, sistem proteksi biasanya akan membersihkan atau mengisolasi gangguan tersebut. Prosesnya dapat berlangsung sangat cepat, meski sempat menimbulkan perubahan tegangan atau frekuensi dalam jaringan.