Ia mengatakan resolusi ini tidak dimaksudkan untuk mengecam Proyeksi Mercator ataupun untuk memaksakan penggunaan satu jenis proyeksi saja.

"Peta yang adil tidak mengubah geografi dunia, melainkan mengubah cara kita memandang dunia," ujarnya dalam laman PBB, dikutip Jumat (11/9/2026).

Resolusi ini tidak memasang tenggat waktu dan tidak akan berubah dalam semalam. Melansir dari Al Jazeera, perubahan peta akan diadopsi secara bertahap oleh pemerintah, sekolah, dan perusahaan teknologi.