NADIKABAR.COM — Di sepanjang pesisir Kalimantan Timur, di tempat pertemuan hutan bakau dengan laut yang membentang luas, tersimpan kekayaan yang kerap luput dari pandangan. Itulah hamparan padang lamun yang berkilau lembut di bawah permukaan air.

Bukan sekadar rumput laut biasa, padang lamun ini adalah paru-paru pesisir, penahan gelombang, tempat berkembang biak ikan-ikan, dan gudang karbon yang jauh lebih dahsyat daripada hutan di daratan.

Di tengah hamparan yang perlahan menyusut dan di tengah kekhawatiran sekaligus harapan, upaya besar sedang dilakukan, yakni menghidupkan kembali padang lamun. Upaya itu bukan hanya demi lingkungan, melainkan demi masa depan ekonomi biru Kalimantan Timur yang berkelanjutan.

Bumi Etam, demikian julukan untuk Kaltim, punya kekayaan padang lamun yang luar biasa. Luasnya mencapai 7.225,56 hektare, tersebar di lima kabupaten dan kota: Berau, Kutai Timur, Bontang, Kutai Kartanegara, dan Balikpapan.