Namun, video tersebut ternyata bukan rekaman kejadian yang baru terjadi. Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Barat, Yudi Suseno, memastikan peristiwa itu terjadi pada 2024.

"Itu kejadian tahun 2024 di blok F Rutan Kebonwaru," kata Yudi saat dikonfirmasi, Selasa (8/9/2026).

Yudi menegaskan, persoalan tersebut sudah ditindak ketika kejadian berlangsung. Kepala Rutan Kebonwaru yang menjabat saat itu maupun warga binaan yang terlibat telah diberikan sanksi sesuai ketentuan.

"Karutan beserta yang terkait sudah diberi sanksi termasuk warga binaannya," ungkapnya.