NADIKABAR.COM — Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf mengatakan pemerintah terus memantau kondisi keamanan di Arab Saudi menyusul insiden ledakan di Riyadh.
Hingga kini, penerbangan langsung menuju Arab Saudi masih beroperasi, meski sejumlah penerbangan transit mengalami keterlambatan panjang hingga penundaan.
"Kami selalu setiap hari pantau. Kami komunikasi dengan Kemenlu, KBRI di Riyadh maupun KJRI di Jeddah. Juga komunikasi dengan kantor urusan haji (KUH) kita yang di Jeddah untuk memantau situasi," kata Gus Irfan di Gowa, Sabtu (17/10).
Menurutnya, direct flight menuju Arab Saudi sejauh ini masih berjalan aman. Meski terdapat keterlambatan sekitar satu hingga dua jam pada sejumlah penerbangan, kondisi tersebut belum sampai menyebabkan pembatalan.
Sementara itu, penerbangan yang mengharuskan jemaah transit mengalami gangguan lebih besar. Sejumlah penerbangan dilaporkan mengalami keterlambatan panjang, bahkan ada yang ditunda.