Menhaj mengungkapkan bahwa nota kesepahaman ini dirancang untuk memfasilitasi jamaah Indonesia yang ingin singgah dan berwisata di Yordania dalam perjalanan ibadah mereka.

“Pihak Yordania telah mengajukan usulan kerja sama ini sejak beberapa waktu lalu, dan pertemuan tadi merupakan kelanjutan pembahasannya untuk menyediakan destinasi wisata bagi jamaah kita yang berangkat atau pulang dari Tanah Suci,” ujar Menhaj.

Selain membahas kunjungan jamaah Indonesia ke Yordania, Menhaj juga menekankan pentingnya kerja sama yang berimbang (mutual benefit) dengan mendorong arus kunjungan wisatawan sebaliknya. Kemenhaj berharap sinergi ini juga dapat menarik warga negara Yordania untuk berwisata ke Indonesia.