NADIKABAR.COM — Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan TNI berkomitmen terlibat dalam Latihan Bersama (Latma) Garuda Guerrier yang akan digelar di Prancis pada November 2026.
Sjafrie mengatakan rencana latihan tersebut dibahas saat dirinya menerima Menteri Angkatan Bersenjata Prancis Catherine Vautrin di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Rabu.
"Kehadiran yang mulia (Catherine Vautrin) dalam rangka kita merencanakan latihan Garuda Guerrier di Prancis pada November tahun 2026," kata Sjafrie saat konferensi pers.
Menurut dia, latihan bersama tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan bilateral Indonesia dan Prancis sekaligus meningkatkan kemampuan militer kedua negara.
Latma Garuda Guerrier juga merupakan kegiatan lanjutan setelah Indonesia dan Prancis melaksanakan latihan bersama melalui Misi Pegase 2026 di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
Selain latihan bersama, Sjafrie mengatakan Indonesia mengusulkan sejumlah bentuk kerja sama lain kepada Prancis, termasuk pertukaran perwira untuk mengikuti pendidikan dan latihan militer.
"Pertukaran perwira dalam rangka sekolah dan latihan baik itu dalam rangka hubungan institusional maupun dalam rangka personal to personal contact," ujarnya.
Sjafrie berharap berbagai rencana kerja sama tersebut dapat memperkuat hubungan pertahanan sekaligus meningkatkan hubungan antarmasyarakat Indonesia dan Prancis.
"Kami mengharapkan ini menjadi momentum yang paling penting dalam rangka penguatan tidak hanya kerja sama pertahanan tetapi juga kerja sama antarbangsa Indonesia dan Prancis," katanya.