Evaluasi penyelenggaraan Natal dan Tahun Baru sebelumnya juga dimanfaatkan sebagai dasar penyempurnaan langkah mitigasi serta peningkatan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi gangguan transportasi akibat faktor cuaca dan lingkungan.

Kementerian Perhubungan meminta seluruh operator menyusun rencana operasi yang memuat pengendalian risiko, kesiapan penanganan keadaan darurat, serta penyesuaian langkah apabila kondisi lapangan berubah sewaktu-waktu.

Melalui koordinasi lintas sektor dan penguatan mitigasi cuaca ekstrem, Kementerian Perhubungan menargetkan penyelenggaraan Angkutan Natal dan Tahun Baru 2026/2027 berlangsung aman, selamat, dan memberikan kepastian layanan bagi masyarakat.