Oleh karena itu, katanya, kontribusi ilmuwan-ilmuwan sosial diperlukan, baik melalui penelitian, penyusunan kajian akademik, maupun pengembangan pengetahuan yang berangkat dari kekayaan budaya sendiri.

Menurut dia, penelitian terhadap kebudayaan Indonesia perlu terus dikembangkan dengan bertolak dari temuan dan konteks lokal.

Sulsel dengan beragam tinggalan arkeologis dan ekspresi budaya yang dimiliki, kata dia, menyediakan ruang penelitian yang luas bagi pengembangan ilmu pengetahuan.

“Masih banyak hal yang dapat kita pelajari dari jejak kehidupan manusia pada masa lalu. Ini perlu menjadi objek penelitian yang mendalam bagi para ilmuwan, termasuk untuk memahami perkembangan masyarakat, hubungan antar-manusia dan ekspresi budaya yang diwariskan hingga hari ini,” katanya.