NADIKABAR.COM — Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menegaskan keselamatan transportasi merupakan harga mati yang harus menjadi budaya insan transportasi, untuk melindungi masyarakat pengguna seluruh moda angkutan nasional secara konsisten melalui penerapan standar keselamatan.
Dudy mengatakan kampanye keselamatan terus dilakukan secara berkelanjutan meskipun pesannya berulang, karena pengingat yang konsisten diperlukan untuk memperkuat kesadaran seluruh pemangku kepentingan di lintas moda transportasi nasional baik darat, laut, maupun udara.
"Bagaimana kita menjadikan keselamatan ini bukan sekedar jargon, bukan sekedar sesuatu yang di atas kertas, bukan sekedar administrasi tapi ini sudah menjadi sebuah budaya," kata Menhub terkonfirmasi di Jakarta, Jumat.
Menurut dia, keselamatan tidak boleh dipandang sekadar slogan, dokumen administrasi, atau kewajiban formal, melainkan harus diwujudkan menjadi perilaku sehari-hari dalam setiap penyelenggaraan layanan transportasi.
Ia menekankan regulator, operator, dan pelaku transportasi memiliki tanggung jawab yang sama untuk memastikan setiap prosedur keselamatan diterapkan secara konsisten tanpa mengabaikan risiko sekecil apa pun.
Dudy menyatakan keselamatan merupakan harga diri insan transportasi sehingga tidak boleh dikompromikan oleh kepentingan apa pun yang berpotensi mengurangi standar perlindungan bagi masyarakat pengguna jasa.
Ia menilai pembentukan budaya keselamatan memerlukan komitmen jangka panjang melalui pengawasan, evaluasi, serta pengingat berulang agar menjadi kebiasaan dalam setiap aktivitas operasional transportasi nasional.
Menurut dia, kewaspadaan harus selalu dijaga karena kelengahan sekecil apa pun dapat memunculkan risiko yang membahayakan pengguna transportasi maupun para petugas yang menjalankan pelayanan publik setiap hari.
Dudy mengatakan seluruh pihak harus memahami bahwa upaya menjaga keselamatan dilakukan untuk kepentingan bersama sehingga membutuhkan partisipasi aktif pemerintah, operator, pekerja, serta masyarakat pengguna transportasi.
Ia mengingatkan setiap nyawa memiliki nilai yang tidak tergantikan sehingga seluruh proses penyelenggaraan transportasi wajib mengutamakan pencegahan risiko melalui penerapan standar keselamatan secara menyeluruh dan konsisten.
"Satu nyawa itu terlalu banyak untuk kita korbankan apabila kita tidak memperhatikan atau tidak memperdulikan masalah keselamatan," tegasnya.
Dudy memastikan Kementerian Perhubungan akan terus mengampanyekan pentingnya keselamatan sebagai fondasi utama sistem transportasi nasional demi mewujudkan layanan yang andal, aman, serta dipercaya masyarakat.
"Jadi sekali lagi mungkin dari para operator ini akan terkesan membosankan, namun ini menjadi kewajiban bagi kami untuk selalu dan senantiasa mengingatkan kepada seluruhnya berkaitan dengan keselamatan," kata Menhub.