NADIKABAR.COM — Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan pemerintah sedang menyiapkan skema stimulus angkutan untuk libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027, demi mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama momentum tersebut.

"Ini (stimulus angkutan libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027) sekarang ini sedang dalam penggodokan," kata Menhub dalam bincang bersama awak media di Jakarta, Jumat.

Dudy berharap pembahasan stimulus tersebut dapat segera diselesaikan sehingga pemerintah dapat mengumumkan kebijakan kepada masyarakat pada Oktober 2026, sebelum periode libur akhir tahun dimulai.

Ia mengatakan pemerintah mengharapkan stimulus transportasi pada periode Natal dan Tahun Baru mendatang setidaknya sama dengan kebijakan yang telah diterapkan pada tahun sebelumnya.

"Saya harapkan bisa ada bulan ini bisa segeralah itu ya, bisa disampaikan ke masyarakat," ujar Dudy..

Menurut Dudy, skema stimulus yang disiapkan secara umum tidak akan jauh berbeda dari program sebelumnya, meskipun sejumlah komponen masih memerlukan pembahasan dan konfirmasi lebih lanjut.

Salah satu komponen yang masih dikaji ialah pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP), terutama mengenai besaran pajak yang akan ditanggung pemerintah selama periode liburan tersebut.

Ia menjelaskan pemerintah masih mempertimbangkan apakah PPN DTP akan diberikan secara penuh atau sebagian, dengan mengacu pada penerapan stimulus saat Natal dan Tahun Baru sebelumnya.

Dudy mengatakan kebijakan stimulus transportasi pada periode Lebaran dapat menjadi salah satu acuan, meskipun durasi libur Natal dan Tahun Baru tidak sepanjang masa liburan Lebaran.

Ia memastikan stimulus yang disiapkan diharapkan mencakup layanan kereta api, dengan skema yang secara umum mengikuti kebijakan dukungan transportasi pada periode sebelumnya.

Terkait pembiayaan, Dudy memastikan anggaran untuk stimulus transportasi tersebut telah tersedia, sementara pembahasan lebih lanjut masih diperlukan untuk mematangkan bentuk kebijakan yang akan diterapkan.

Ia mengatakan kementerian dan lembaga terkait kemungkinan masih mematangkan berbagai pilihan stimulus sebelum pemerintah menetapkan skema yang akan diberlakukan pada libur Natal dan Tahun Baru.

"Ya mungkin mereka (Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian) mau mematangkan lebih dulu ya, tapi saya harapkan minimal paling tidak sama seperti yang sebelumnya, karena kan masyarakat sudah bisa merasakan manfaatnya dari adanya stimulus itu," tutur Menhub.

Dudy menilai stimulus transportasi memberikan manfaat bagi masyarakat sehingga pemerintah berharap dukungan serupa dapat kembali diberikan untuk membantu perjalanan selama libur akhir tahun.