NADIKABAR.COM — Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto akan berkantor di Kalimantan Tengah untuk mengawal langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Menurut keterangan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) diterima di Jakarta, Senin, keputusan untuk Menhut dan Kepala BNPB berkantor di Kalteng dilakukan salah satunya untuk mengawal operasi modifikasi cuaca (OMC) dalam rangka upaya pemadaman.

"Kami akan maksimumkan segala potensi yang ada, karena ini juga perintah Bapak Presiden agar dampak karhutla terhadap masyarakat dapat diminimalisir," ujar Menhut Raja Antoni.

Menhut Raja Antoni menekankan bahwa pemerintah terus memaksimalkan potensi awan hujan yang ada, sesuai dengan perintah Presiden Prabowo Subianto agar mengurangi dampak karhutla.

Rencana berkantor itu juga dikonfirmasi oleh Kepala BNPB Suharyanto yang menyebut keputusan itu diambil di tengah kondisi kabut asap dan belum turunnya hujan di Kalteng selama sekitar sepekan terakhir.