Salah satu fokus utama saat ini adalah mengevakuasi satu korban atas nama Sertu (Anum) Heri Teguh Prasetyo yang masih belum ditemukan sekaligus mengeluarkan badan helikopter yang berada di dalam lumpur.
"Mohon doa dari semua agar pekerjaan kita maksimum. Satu korban yang belum kita temukan ini insyaallah akan ketemu dan juga helikopternya juga bisa kita tarik ke darat dengan tugboat ya. Karena ini helikopternya itu sepertinya nyungsep masuk ke lumpur," kata Menhut Raja Antoni.
Menhut Raja Antoni menyebut sebelumnya telah dilakukan upaya menggunakan helikopter Kamov untuk membantu proses penarikan helikopter yang berada di dalam lumpur. Tidak hanya itu, upaya evakuasi juga diperkuat dengan penambahan pasukan penyelam dari Basarnas, TNI AL, hingga relawan.