NADIKABAR.COM β Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NadiKabar) - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengatakan pengelolaan gambut yang dilakukan masyarakat di Riau akan menjadi salah satu rujukan dalam persiapan pembentukan Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN).
Menhut Raja Antoni dalam keterangannya yang diterima di Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Rabu, mengatakan pembentukan badan tersebut merupakan tindak lanjut keputusan Presiden Prabowo Subianto setelah mendengarkan masukan para ilmuwan dan akademisi.
Ia menilai, pengelolaan gambut perlu dilakukan secara serius dengan pendekatan berbasis riset.
Lebih lanjut, Menhut menyebut lokasi praktik pengelolaan gambut di Desa Tanjung Leban, Bengkalis, Riau, sebagai βlaboratorium hidupβ yang dapat menjadi tempat pembelajaran bagi badan baru setelah terbentuk.