Raja Juli mengakui tantangan dalam penanggulangan karhutla tidaklah mudah. Apalagi di tengah kondisi cuaca kemarau yang panjang saat ini.
"Artinya tantangan kita menanggulangi karhutla masih sangat tinggi dan tidak mudah. Sesuai prediksi BMKKG hujan alami di beberapa tempat baru akan hadir di akhir Oktober, bahkan ada awal November dan akhir November," ungkapnya.
"Ini adalah tantangan kita bersama. Tahun lalu rasanya lebih pekat asapnya ketimbang tahun ini yang ada di puncak El Nino," sambungnya.
Kendati demikian, kata Raja Juli, kondisi karhutla di Riau justru mengalami penurunan. Menurutnya, hal ini membuat para pakar kebingungan.