Kp Edo sendiri diketahui telah ada sejak tahun 1999. Menurut Abril, anak pemilik Kp Edo, nama 'Kp' merupakan plesetan dari kata kafe.

"Karena orang Garut sering nyebut kafe itu kape. Jadi, Kp itu dari situ. Kalau Edo nama yang punyanya," ujar Abril.

Abril menuturkan, EDO kemudian menjadi akronim 'Enak dan Oke' yang menjadi jargon Kp Edo saat ini. Sebelum berjualan iga bakar seperti sekarang, dahulu ayah Edo hanya menjual mi ayam dan nasi goreng saja.

"Baru sekitar tahun 2007-an mulai jualan iga bakar," pungkas Abril.