Sebelumnya, pada tahun lalu, Ketua Yayasan Putera Nasional Indonesia, Pamriadi, menegaskan pembangunan monumen ini merupakan buah gotong royong masyarakat pencinta Bung Karno di Jawa Barat. Hingga kini, biaya pembangunan mencapai sekitar Rp14,5 miliar tanpa menggunakan APBN maupun APBD.

"Pembangunan Plaza Bung Karno ini yang dibangun oleh Yayasan Putra Nasional Indonesia alhamdulillah sudah mencapai sekitar 80% dan insyaallah di bulan Desember ini sudah selesai dengan patungnya," ujarnya.

"Alhamdulillah bahwa pembangunan ini tidak menggunakan dana APBN, APBD serupiah pun. Jadi hasil gotong-royong dari para pencinta Bung Karno yang ada di Jawa Barat," lanjutnya.

Pembangunan monumen ini sejatinya ditargetkan tuntas pada akhir 2025. Setelah itu, Monumen Plaza Bung Karno akan diresmikan pada April 2026, bertepatan dengan peringatan ke-71 Konferensi Asia Afrika.