NADIKABAR.COM — Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, dari 8,3 juta kasus diabetes dan hipertensi yang dideteksi di Cek Kesehatan Gratis (CKG), sebanyak 907 ribu sudah mulai diobati.
Budi mengatakan di Jakarta, Kamis, CKG pada 2026 sudah mulai memperluas cakupan program ke tata laksana. Pada tahun 2025, katanya, dari 73 juta yang skrining, sebanyak 7 juta mengalami hipertensi.
"Hipertensi ini kemudian dikasih obat yang dia harus minum setiap hari. Yang diobati adalah 755 ribu, masih kecil. Itu yang tadinya targetnya kita 80 persen, jadi harusnya 80 persen dari yang 7 juta itu diobati. Jadi harusnya angkanya itu 5,6 juta, sekarang kita baru 755 ribu. Itu PR-nya kita," katanya.
Dia menjelaskan, cakupan ini baru 11 persen dari total orang yang hipertensi. Targetnya, kata Budi, 80 persen dari 755 ribu orang yang menerima pengobatan itu menjadi sehat lagi.