"Tapi kalau sudah keluar rumah setiap kembali ke rumah pastikan dibersihkan dengan air. Pastikan dibersihkan dengan air dengan hati-hati karena mungkin saja ada beberapa partikelnya yang tajam," ujar Budi.

Lebih lanjut Budi meminta masyarakat tidak panik dalam menghadapi abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau. Namun, ia meminta warga untuk menghindari aktivitas di luar rumah dalam beberapa waktu.

"Bagaimana caranya supaya kita bisa tetap sehat ketiganya? Kalau bisa jangan keluar rumah aja. Tapi kalau keluar rumah pakai masker, kalau mata mesti pakai kaca mata, kalau kulit begitu pulang langsung dibersihkan," tutur Budi.

BMKG mengungkap sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. BMKG menyebut abu sampai ke wilayah Lampung hingga sebagian Jakarta.

BMKG memaparkan data sebaran abu vulkanik per pukul 04.00 WIB, Minggu (6/9). BMKG menyebut dua klaster sebaran abu Gunung Anak Krakatau.