NADIKABAR.COM — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebutkan proporsi sumber daya manusia (SDM) berbasis sains, teknologi, rekayasa, dan matematika atau science, technology, engineering, and mathematics (STEM) di Indonesia saat ini baru sekitar 20 persen.

"Proporsi SDM berbasis STEM di Indonesia baru sekitar 20 persen. Angka ini masih tertinggal jika dibandingkan dengan Malaysia yang mencapai 43,5 persen maupun Tiongkok yang berada di angka 41 persen," kata Menko AHY saat memberikan Orasi Ilmiah pada Dies Natalis ke-12 Institut Teknologi Kalimantan (ITK) di Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis.

AHY menjelaskan bahwa kemajuan suatu bangsa sangat ditentukan oleh kualitas modal manusia (human capital) serta penguasaan teknologi dan inovasi.

Oleh karena itu, keberadaan ITK yang diresmikan oleh Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono pada 6 Oktober 2014 diarahkan menjadi motor penggerak teknologi, inovasi, dan transformasi bagi Kalimantan dan Indonesia.