NADIKABAR.COM — Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia menyampaikan pembentukan kementerian koordinator baru itu ditujukan untuk melakukan percepatan eksekusi target hilirisasi dan transisi energi dari Presiden Prabowo Subianto.
Berbicara usai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Kamis, Menko Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil mengatakan akan menjalankan tugas dengan baik dalam dua jabatan yang diembannya terutama untuk mencapai hilirisasi dan transisi energi yang menjadi salah satu Asta Cita Presiden Prabowo.
"Kita tahu bahwa Bapak Presiden mempunyai program yang salah satu di antaranya dalam Asta Cita adalah tentang hilirisasi dan transisi energi, dan ini harus mampu kita konsolidasikan lewat Kemenko untuk bagaimana bisa melakukan percepatan eksekusi ke depan," kata Menko Bahlil.
Dia menyatakan bahwa kementerian baru itu akan berperan sebagai koordinator kementerian dan lembaga terkait, termasuk Kementerian Investasi dan Hilirisasi, untuk mencapai target tersebut.
Kantor untuk kementerian koordinator itu sendiri saat ini masih akan berada di Kementerian ESDM.
"Kantornya akan tetap di Kementerian ESDM sambil kita melihat perkembangan. Karena saya melihat bahwa fokus kita kan hilirisasi, dari total investasi 100 persen, 90 persennya itu ada di sektor ESDM," kata Bahlil.
Mengenai kementerian/lembaga yang akan berada di bawah Kementerian Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil mengatakan masih menunggu peraturan presiden mengenai pembentukan kementerian koordinator tersebut.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto melantik Kapolri dan sejumlah menteri serta wakil menteri di Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Kamis.
Selain Bahlil, Presiden juga melantik Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Menteri PMK Sugiono, Kepala Staf Kepresidenan Listyo Sigit Prabowo, Menko Bidang Politik dan Keamanan Dudung Abdurachman, Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir, Menteri Perindustrian Sarmuji, Kepala Badan Reformasi Agraria Nasional Dedy Prasetyo, Wakil Kepala Badan Otorita Pantai Utara Komjen Pol. Fadhil Imran.
Turut dilantik Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Hari Wibowo, Wamenkeu Nurkolisoh Ibnu Aman, Wamenkeu Luky Afirman, dan Wamen Kelautan dan Perikanan Irwan Meilano.