Menurut dia, peran infrastruktur dan pembangunan kewilayahan sangat strategis dan penting bagi terbukanya peluang ekonomi baru yang dihadirkan oleh ekonomi digital.

Namun, AHY mengingatkan bahwa digitalisasi hanya pintu masuk, karena tujuan utama dalam ekonomi digital yaitu menghadirkan kemakmuran dan kesejahteraan bersama.

“Jadi, setelah digitalisasi dilakukan integrasi sistem, data, informasi, akhirnya menghadirkan efisiensi dan ini bisa tembus ke seluruh wilayah Indonesia. Produktivitas akan naik, competitiveness juga akan dibangun. Daya saing ini baik bagi orang per orang, UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah), dan juga industri akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi, sekaligus kesejahteraan yang semakin merata. Jadi inilah yang harus kita bangun,” ungkap Menko IPK.