“Ketahanan air menjadi salah satu tema utama dalam kunjungan saya. Kami ingin melihat bagaimana pengalaman Swiss dalam riset dan teknologi, tata kelola, operasional, pembiayaan, serta sumber daya manusia dapat memperkuat kerja sama kedua negara,” katanya.

Di sektor konektivitas, Menko AHY juga mendorong penguatan kerja sama pada infrastruktur transportasi rendah karbon dan tangguh.

Pengalaman Swiss dalam integrasi sistem transportasi dan pengelolaan infrastruktur diharapkan dapat membuka ruang kemitraan yang relevan dengan agenda konektivitas Indonesia, termasuk pengembangan jaringan kereta api nasional seperti Trans Sumatera, Trans Kalimantan, dan Trans Sulawesi.