Menurut dia, peningkatan produksi beras di daerah bahkan bisa mendorong program pemerintah pusat dalam swasembada pangan dan mengekspor hasil pertanian ke luar negeri.

"Jadi kebijakan-kebijakan yang tepat terbukti bisa meningkatkan produktivitas, kita swasembada, tidak impor beras lagi," ujar dia.

Zulhas mengatakan bahwa selain peningkatan produksi beras, secara umum nilai tukar petani (NTP) juga meningkat dari laporan Badan Pusat Statistik (BPS), yakni 131 persen.

Ia mengatakan peningkatan NTP 131 persen menandakan daya beli meningkat dan petani di desa juga semakin sejahtera.