Karena itu, Muhaimin Iskandar melihat seni lukis dapat menjadi salah satu pendekatan dalam pemulihan psikososial anak terdampak bencana.

Melalui kegiatan kreatif, anak-anak memiliki ruang yang aman untuk menuangkan cerita dan pengalaman yang terkadang sulit disampaikan melalui kata-kata.

Ia menilai dari ruang pemulihan tersebut tumbuh potensi pemberdayaan yang lebih luas.

Ia meyakini kreativitas anak-anak dapat terus dikembangkan sehingga tidak hanya menjadi sarana ekspresi, tetapi juga menjadi bekal untuk mengenal dan memasuki ekosistem ekonomi kreatif di masa depan.