NADIKABAR.COM β Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan pengembangan industri olahraga nasional, khususnya di Kawasan Mandalika, harus jadi lokomotif yang mendorong kesejahteraan masyarakat.
βPerlu ada ekosistem yang memadai yang membuat prestasi global menjadi lokomotif, tetapi rakyat Indonesia harus menjadi gerbong yang ikut tertarik. Jangan sampai lokomotif itu jalan sendirian,β ujar Pratikno dalam Peluncuran Buku Dampak MotoGP Mandalika dan Desain Besar Pengembangan Industri Olahraga di Kantor Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Rabu.
Pratikno menyoroti bahwa ajang kelas dunia seperti MotoGP sejatinya hanyalah pintu masuk. Tujuan utamanya adalah menciptakan manfaat yang luas bagi seluruh masyarakat secara riil.
Manfaat tersebut mencakup penguatan kesehatan publik, pembangunan karakter bangsa melalui nilai sportivitas dan persatuan, pencetakan talenta SDM unggul, hingga terbukanya peluang kerja melalui ekonomi yang tumbuh inklusif dan berkelanjutan.
Secara khusus berkaca pada Kawasan Mandalika, Kemenko PMK menjadikan prinsip growth (pertumbuhan), inclusive (inklusif), dan sustainable (berkelanjutan) sebagai kompas utama agar kemajuan dapat dirasakan bersama.
Dari sisi inklusivitas, warga lokal didorong untuk berperan aktif dan manfaat pembangunan wajib dirasakan nyata oleh masyarakat. Masyarakat dipastikan harus dapat menikmati hasil ekonomi sekaligus fasilitas publik di kawasan tersebut.
βMandalika kita upayakan bersama agar jangan hanya dinikmati oleh sedikit orang, tetapi dinikmati oleh semua orang, masyarakat sekitar harus menikmati hiruk pikuk globally competitive ini,β katanya.
Selain pemerataan manfaat ekonomi, pembangunan ekosistem bertaraf internasional ini juga wajib mengedepankan aspek keberlanjutan agar alam tetap terjaga dan masa depan masyarakat aman.
Menko PMK secara khusus mendorong agar Mandalika dipertahankan sebagai kawasan hijau sekaligus berfungsi optimal sebagai ketahanan air.