"Ajang internasional seperti MotoGP membutuhkan dukungan komunikasi yang andal. Mulai dari keselamatan pembalap, koordinasi penyelenggara, hingga penyiaran ke berbagai negara, semuanya bergantung pada pengelolaan frekuensi yang baik," katanya.
Oleh karena itu, ia melanjutkan, pengawasan spektrum frekuensi dilakukan agar sistem-sistem komunikasi dapat beroperasi secara bersamaan tanpa saling mengganggu.
Kepada Menkomdigi, Pengendali Frekuensi Radio Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio (Balmon SFR) Mataram Herlin Kurnia Wulandari menyampaikan bahwa Balmon SFR Mataram telah mempersiapkan pengawasan penggunaan frekuensi dan mengantisipasi potensi gangguan komunikasi selama balapan.
Menkomdigi mengatakan bahwa pengelolaan pemanfaatan frekuensi radio dalam penyelenggaraan acara sebesar MotoGP sangat kompleks.
"Ada berbagai sistem komunikasi yang harus bekerja secara bersamaan tanpa saling mengganggu. Di saat yang sama, jaringan seluler juga harus mampu melayani kebutuhan pengunjung," katanya.