Agar dapat berperan dalam penentuan arah pemanfaatan dan pengembangan AI, Meutya mengatakan, kaum muda perlu memiliki kemampuan untuk menjadi pencipta dampak.
Menurut dia, kaum muda harus mampu berpikir kritis, berani menciptakan inovasi, serta bertanggung jawab supaya bisa menjadi pencipta dampak.
"Berani, be courageous enough to create. Menjadi pengguna itu memang nyaman sekali, teman-teman. Saking nyamannya, kita cenderung akan memilih menjadi pengguna saja," katanya.
Ia menambahkan, anak muda perlu memahami prinsip kerja, kemampuan, dan keterbatasan teknologi pada aplikasi yang digunakan sehari-hari serta meningkatkan kemampuan agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi.