NADIKABAR.COM — Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menunjukkan Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Wayan Toni Supriyanto sebagai Pelaksana tugas (Plt.) Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kemkomdigi untuk memastikan program pemerataan internet di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar).

Hal ini dipastikan dari unggahan instagram @bakti.komdigi, Kamis, dan telah dikonfirmasi langsung oleh Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Wayan Toni Supriyanto.

"BAKTI harus tetap fokus menjalankan mandat pemerataan konektivitas digital dan terus menghadirkan akses digital yang bermanfaat bagi masyarakat di seluruh Indonesia," demikian pernyataan Wayan mengenai keberlanjutan program-program BAKTI.

Wayan mengisi posisi tersebut karena Fadhilah Mathar yang sebelumnya mengisi posisi tersebut sejak Agustus 2023, mengundurkan diri dari jabatannya terhitung efektif sejak Rabu (28/10).

Untuk memastikan keberlanjutan program pemerataan internet di daerah 3T, Wayan telah melaksanakan rapat koordinasi dengan jajaran direksi, kepala divisi, serta pejabat pembuat komitmen (PPK) untuk menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi.

"Terus jaga soliditas dan koordinasi, pastikan program berjalan sesuai rencana, serta utamakan keberlanjutan layanan bagi masyarakat," demikian pernyataan Wayan dalam rapat koordinasi tersebut.

Adapun Fadhilah Mathar mundur dari jabatannya setelah hampir satu dekade mengabdi di Badan Layanan Umum (BLU) BAKTI Kemkomdigi sejak 2017. Ia pun secara resmi menyampaikan perpisahannya dan tetap mendukung pemerataan akses internet untuk masyarakat di daerah 3T.

Wanita yang akrab disapa Indah itu berpesan agar seluruh talenta di BAKTI Kemkomdigi dapat tetap berjuang untuk konektivitas sektor publik dan keterhubungan digital bagi masyarakat di 3T.

"Kuatkan raga untuk menopang asa masyarakat, menjadi 'kendaraan' yang mengantarkan mereka pada kehidupan yang lebih baik," demikian pesan Indah pada talenta BAKTI Kemkomdigi.