Menkop pun mengapresiasi langkah Pemkot Malang yang berencana mengembangkan kawasan stadion menjadi hub terpadu bagi UMKM, ekonomi kreatif, budaya, hingga industri olahraga.
Menurut Menkop, 'Festival Mbois 11-Malang Menyala 2026' menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem koperasi, UMKM, dan ekonomi kreatif di Kota Malang. Kawasan ini didorong menjadi hub ekonomi kreatif, termasuk melalui Pojok Koperasi, yang dapat menjadi ruang untuk mendorong terbentuknya koperasi-koperasi baru.
"Komunitas UMKM dan ekonomi kreatif, seperti animator, konten kreator dan ilustrator dapat berhimpun dalam koperasi untuk mengembangkan potensi, memperkuat usaha, dan menciptakan nilai tambah bersama. Saya menyarankan agar dibuat Koperasi Corner di kawasan Stadion Gajayana untuk memberikan pendampingan dan edukasi bagi generasi Gen Z serta milenial yang ingin mendirikan koperasi," tambahnya.
Sementara Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengungkapkan data dari Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Malang yang mencatat terdapat 711 koperasi di Kota Malang. Dari angka tersebut, sebanyak 418 koperasi aktif menjalankan kegiatan usaha dan layanannya, sementara 293 koperasi lainnya masih berstatus tidak aktif.