Namun, seiring perkembangan kepemilikan, saham induk koperasi mengalami dilusi hingga porsi kepemilikannya semakin kecil dan kemudian digantikan pemegang saham lain.

"Karena dulu Bukopin didirikan oleh induk-induk koperasi, tapi dibiarkan terdelusi saham induk koperasi itu mengecil, tergantikan dan sekarang prioritas pemegang sahamnya dikuasai oleh Kookmin Korea," ujarnya.

Ferry mengatakan pihaknya baru memperoleh informasi mengenai kesempatan untuk membeli kembali Bank Bukopin agar dapat diambil alih oleh induk-induk koperasi dari gerakan koperasi.

Bukopin didirikan pada 10 Juli 1970 dengan nama Bank Umum Koperasi Indonesia dan mulai beroperasi sebagai bank umum koperasi pada 1971. Pada 1993, status badan hukumnya berubah dari koperasi menjadi perseroan terbatas.